Istri Jerinx: Kamu Bukan Koruptor, Abaikan Suara Sumbang

oleh -170 views

JAKARTA– Istri dari musisi I Gede Ari Astina alias Jerinx, Nora Alexandra mengaku bangga dengan sikap suaminya menghadapi hukuman. Jerinx saat ini sedang ditahan oleh Polda Bali atas dugaan pencemaran nama baik yang dikasuskan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Nora mengaku bangga sebab suaminya koperatif.

“Saya bangga denganmu suamiku, saya tidak malu menikah denganmu, kamu pria sejati, kami tidak dijemput paksa, kamu koperatif,” ujar Nora di akun dikutip dari Instagramnya, Sabtu (15/8).

Sebagai Istri, Nora tak henti-hentinya memberikan semangat kepada suaminya agar abaikan orang-orang yang mengomentarinya negatif.

“Kamu bukan kriminal, kamu bukan pembunuh, kamu bukan perampok, dan kamu bukan koruptor. Abaikan suara sumbang yang mencercamu!” tulis Nora Alexandra.

Nora menambahkan, dengan adanya kasus ini, diharapkan Jerinx SID bisa melihat orang-orang yang benar-benar tulus membantu dan mendukungnya di saat seperti ini. “Disini kamu bisa menyeleksi juga siapa kawan, saudara dan orang terdekat yang selalu ada buatmu. Kamu tidak sendiri.” Katanya

Jerinx dipolisikan IDI ke Polda Bali karena unggahannya di Instagram yang menyebut IDI sebagai kacung World Health Organization (WHO). Unggahan Jerinx SID di media sosial itu diduga melanggar Undang-Undang. Karena alat bukti sudah cukup, status Jerinx saat ini naik menjadi tersangka.

Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Haris Azhar menilai, penahanan terhadap drummer band SID itu tidak bisa dibenarkan. Menurutnya penahanan itu telah mencoreng kebebasan berpendapat. “Tidak pantas oleh seorang Jerinx atau siapa pun, karena kebebasan berbicara.” Ujar Haris.

Menurut dia, perdebatan soal pandemi ini harus diperdebatkan terus dengan cara-cara yang saling meyakinkan, bukan saling meniadakan. Dia menjelaskan bahwa IDI seharusnya tidak melaporkan Jerinx atas pendapatnya, namun yang harus dilakukan IDI adalah menjelaskan kepada Jerinx atau menjawab tuduhannya.

Dengan cara itu, maka bukan saja Jerinx yang mendapatkan pencerahan, tetapi juga masyarakat. “Tetapi jika Jerinx ditaruh di jeruji, maka tidak ada perdebatan dan pendidikan buat masyarakat.” Pungkas Haris Azhar. (dal/fin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *