Akun Twitter Jokowi Diserbu Warganet, Ada Tulisan Mirip Simbol-Simbol Kuno

oleh -68 views

JAKARTA-Para warganet iseng menyerbu akun Twitter Presiden Jokowi, @jokowi, Selasa (6/10). Mereka membanjiri kolom komentar cuitan Presiden dengan tulisan aneh dan gambar hantu. Namun, Presiden cuek saja. Tidak ada tanggapan, apalagi memblokir.

Tulisan-tulisan aneh dan gambar hantu itu muncul di kolom komentar cuitan Jokowi mengenai korporasi pertanian, yang tulis Selasa (6/10) pukul 2.46 siang. “Di tengah pandemi ini, sektor pertanian kita mampu tumbuh 16,24 persen dan jadi penyumbang tertinggi bagi pertumbuhan ekonomi nasional kuartal kedua. Pertumbuhan ini harus terus dijaga, dijadikan momentum untuk meningkatkan kesejahteraan petani maupun nelayan,” tulis Jokowi.

Tak lama, kolom komentarnya sudah diisi warganet. Mereka berkomentar dengan huruf-huruf asing. Bentuknya sungguh aneh. Tak seperti huruf umum atau akrasa dari negara-negara di dunia yang populer. Tulisan itu lebih seperti simbol-simbol kuno. 

Yang pertama kali terdeteksi mencuitkannya adalah @honeyouf. “ኃጢአተኛ ነፍስህ ከመዳን በላይ ናት እናም ሰላምን ወይም ሥቃይን አታውቅም ፣ የንስሐ ቅዝቃዜ ብቻ አብቅቷል ፣ ምክንያቱም ኃጢአቶችህ ከማንኛውም ተልእኮ የላቀ ስለሆነ ፣ መጨረሻው ቀርቧል ፣ የኃጢአት መርከቦች,” begitu tulisannya. Dia juga menyertakan gambar orang berjubah hitam dengan topeng putih mirip hantu yang seolah merepresentasikan malaikat maut. 

Beberapa warganet lain ikut-ikutan mencuitkan tulisan itu. Yang beda-beda dari cuitan itu adalah gambar yang disertakannya. Ada yang menggunakan gambar hitam putih kambing gunung bertanduk panjang yang kerap diartikan sebagai lambang iblis, burung hantu putih dengan mata menyala, sampai setan-setan yang biasa muncul di film-film Eropa kuno. Tapi, ada juga yang lucu-lucu. Misalnya, menyertakan gambar Deddy Corbuzier saat masih main sulap. 

Sebagian warganet, heran dengan komentar-komentar tersebut. “Ini artinya apaan si?” tanya @pearlchimmy. Akun @bananajk3 juga keheranan. “Ini huruf negara mana? Kok nggak pernah liat, horor banget hurufnya,” tanya dia. 

Alih-alih dijawab, warganet lain malah menuliskan komentar dengan bahasa yang sama. Warganet lain, masih kebingungan. “Twit-nya kok gini semua, apa aku udah pindah ke planet lain?” tanya @Rahista6. “Kamu nggak pindah, tapi mereka yang ngungsi,” sambar @owenprdny.

Ada warganet yang menerjemahkan bahasa asing itu ke bahasa Indonesia. Artinya begini: “Jiwa Anda yang berdosa berada di luar keselamatan dan Anda tidak tahu damai atau penderitaan, hanya dinginnya pertobatan yang berakhir, karena dosa-dosa Anda lebih besar dari misi apa pun, akhir sudah dekat, kapal dosa”. 

Warganet pun menduga ini adalah mantra kutukan, atau bahkan, santet! “Jangan-jangan santet online,” duga @runnychan. Akun @raisabino menduga hal yang sama. “NI SANTET CERITANYA? Ya Allah rang orang Twitter ner bener,” komentarnya. 

Tapi @Aisu_Aislinn mencoba meluruskan. “Mau bilang aja, ini bahasa dan tulisan beneran dipake dan ada di dunia, bukan mantra atau apapun… Ini tulisan Amharik, dipake orang-orang di Ethiopia. Bilang ini tulisan kutukan atau serem rasanya agak menyinggung ga sih,” tulisnya. 

Akun @jisungkecil, memperkuat, bahasa ini bukan mantra atau santet. “Permisi kak, maaf cuma mau ngingetin,” tulis dia sambil menautkan cuitan @tsukkiskys, yang menggunakan bahasa Amharik sehari-hari. Dia meminta warganet menghentikan penggunaan bahasa itu karena merasa budayanya tak dihargai. “My language ain’t some demonic copypasta. It’s not funny. It never was:/,” protesnya. 

Rupanya, sebelum Presiden Jokowi, Presiden AS Donald Trump juga pernah kebanjiran “spam” semacam ini. “Ini tuh kayak di-reply twittan pakde Trump, pas dia ngumumin kalau kena Corona. Nah yang ngereply pada pakek bahasa Amharik ini terus pakek foto-foto seremmmm,” terang @Chiiamoon. Meski kolom komentarnya dibanjiri 6.800 komentar. Tak satu pun yang dibalas Presiden Jokowi. Presiden cuek saja. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *